UNSIKA Masuk 10 Besar Penomoran Ijazah Nasional (PIN), Nomor Satu di Jawa Barat

Kontributor: Faizal Arifin

 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) melalui virtual meeting. Kegiatan yang diselenggarakan pada Senin (8/6/20), dimulai pukul 15.00 WIB dengan mengundang 122 PTN yang terdiri dari para Rektor, Wakil Rektor Akademik dan pengelola PIN (Penomoran Ijazah Nasional). FGD yang dilakukan melalui aplikasi Zoom tersebut, bertema “Pembahasan Persiapan Implementasi Wajib PIN Tahun 2020 berdasarkan Ketentuan SNDIKTI dan PDDIKTI di PTN.” 

Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D. selaku Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, membuka kegiatan FGD. Melalui sambutannya, Prof. Nizam menyampaikan 10 besar PTN yang sudah menggunakan PIN untuk para lulusannya, “Sudah ada banyak PTN yang menggunakan PIN dan jumlahnya terus meningkat. Sehingga tidak ada lagi ijazah palsu dan masalah yang menyertainya.”

Berikut merupakan 10 besar PTN yang menggunakan Penomoran Ijazah Nasional (PIN) tertinggi di Indonesia sampai tahun 2020:

  1. Universitas Diponegoro 21.489 ijazah
  2. Universitas Lambung Mangkurat 18.862 ijazah 
  3. Universitas Andalas 13.400 ijazah
  4. Universitas Sebelas Maret 13.144 ijazah
  5. Universitas Syiah Kuala 13.135 ijazah
  6. Universitas Tanjungpura 9.669 ijazah
  7. Politeknik Negeri Malang 6.145 ijazah
  8. Universitas Negeri Makassar 4.952 ijazah
  9. Universitas Singaperbangsa Karawang 4.838 ijazah
  10. Universitas Malikussaleh 4.470 ijazah

Setelah penyampaian 10 besar PTN pengguna PIN, Prof. Nizam memberikan apresiasi, “Ini apresiasi kami atas dukungan dan keseriusan Bapak/Ibu sekalian untuk menggunakan aplikasi PIN ini. Aplikasi PIN ini memaksa kita untuk tertib dalam pendataan. Kita ke depan ini, kata kunci untuk penjaminan mutu yang baik adalah data  yang transparan dan mudah diakses publik sehingga masyarakat bisa tahu kinerja perguruan tinggi. Dengan begitu kepercayaan publik semakin kuat.”

 

Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D. selaku Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi pada kegiatan Forum Discussion Group (FGD), Senin (8/6/20)

Wakil Rektor Bidang Akademik Unsika, Dr. Sulistyo Sidik Purnomo, M.Si., menyampaikan apresiasinya, “Prestasi [10 besar] ini adalah hasil dari implementasi kerja keras, tangkas, cerdas, tuntas, dan ikhlas. Inilah prestasi Tendik (Tenaga Kependidikan) di tingkat nasional, karena pelaporan data yang valid dan disiplin dari Bagian Akademik dan para operator PDDIKTI di tingkat Fakultas serta Program Studi.”

Mendapatkan PIN tidak dilakukan dengan mudah karena harus melalui validator reservasi yaitu maksimal jumlah SKS per semester, minimal IPK, minimal jumlah SKS, proses akreditasi program studi, serta laporan semester antara. Verifikasi inilah yang menyebabkan banyak perguruan tinggi belum secara optimal menggunakan PIN. Namun hal tersebut tidaklah sulit bagi Unsika yang memiliki pelaporan data akademik yang baik  pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI).

Prestasi Unsika masuk dalam 10 besar, tidak terlepas dari kebijakan penerapan PIN yang diberlakukan sejak 3 tahun terakhir. Unsika sudah memberlakukan PIN untuk semua ijazah lulusannya sejak 2018. “Ijazah Unsika yang diterbitkan tahun 2018 sudah menggunakan PIN. Peraturan tersebut dilanjutkan pada tahun berikutnya dan sampai sekarang,” ucap Isak Utama, Kasubag. Pendidikan dan Evaluasi Unsika. Unsika menerapkan penggunaan PIN melalui Keputusan Rektor Nomor 1135/UN64/EP/2018 sebagai respon atas anjuran penggunaan PIN yang dilayangkan melalui surat edaran Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek Dikti Nomor 700/B/SE/2017 tentang Penggunaan Penomoran Ijazah Nasional (PIN) dan Sistem Verifikasi Ijazah secara Elektronik (SIVIL). 

Pada tahun 2019, PIN menambah validasi data yaitu wajib mencantumkan Nomor KTP/NIK. Kabag Akademik, H. Rudy M. Setiadi menginformasikan bahwa, “PIN pada ijazah Unsika tahun 2019, mulai wajib menginputkan Nomor KTP/NIK sehingga di formulir pengajuan ijazah online ditambahkan dengan berdasarkan SK Rektor dan Pedoman Penerbitan Ijazah, Transkrip Akademik dan SKPI tahun 2019.”

 

Pengelola PIN Unsika menyampaikan hasil Diseminasi di Unsika yaitu mengusulkan fitur unduh daftar mahasiswa eligible dan tidak eligible pada sistem PIN untuk dicek secara berkala oleh Fakultas/Program Studi, pada Forum Discussion Group (FGD), Senin (8/6/20)

PIN yang dikeluarkan Unsika tidak terlepas dari peran serta operator dalam melaporkan data pada program PDDIKTI di tingkat Fakultas/Program Studi yang bekerjasama dengan Rektorat (Bagian Akademik). “Pada tahun ini dan tahun sebelumnya, Unsika selalu masuk 10 besar, semoga prestasi (PIN) ini bisa terus berlanjut. Untuk PIN, kita masih nomor satu di Jawa Barat,” ujar Faizal Arifin, pengelola PIN Unsika. “Kami selalu berkoordinasi mengenai pengelolaan data secara intens melalui WA Group Feeder maupun secara offline. Kami siap selalu membantu dan melakukan validasi,” ucap Billy Ibrahim Hasbi, pengelola PDDIKTI di tingkat Rektorat. Ditambahkan Rully Aldian, pengelola PIN Unsika, “Operator PDDIKTI di Fakultas, langsung kami japri jika ada lulusan yang belum eligible agar dilakukan konfirmasi dan verifikasi data.” Selanjutnya dipaparkan Syamsul Arifin, Kabag Tata Usaha (TU) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) selaku pengelola PDDIKTI di tingkat Fakultas/Program Studi, “Data yang dilaporkan adalah hasil dari pelaksanaan kegiatan Akademik dan kita berusaha mendisiplinkan mahasiswa untuk mengisi KRS, mengkonfirmasi kepada dosen agar melaporkan nilai sesuai jadwal yang ditentukan, dan sebagainya, sehingga data yang dilaporkan valid dan sesuai jadwal.”

Sumber:
Rekaman Video Pembahasan Persiapan Implementasi Wajib PIN Tahun 2020 berdasarkan Ketentuan SNDIKTI dan PDDIKTI di PTN

Permenristekdikti No. 59 Tahun 2018 tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi, Sertifikat Profesi, Gelar, dan Cara Penulisannya

Surat Edaran Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek Dikti Nomor 700/B/SE/2017 tentang Penggunaan Penomoran Ijazah Nasional (PIN) dan Sistem Verifikasi Ijazah secara Elektronik (SIVIL)

SK Rektor Nomor 1032/UN64/EP/2019 tentang Ijazah, Transkrip Akademik dan SKPI Universitas Singaperbangsa Karawang

SK Rektor Nomor 1135/UN64/EP/2018 tentang Ijazah, Transkrip Akademik dan SKPI Universitas Singaperbangsa Karawang

 

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Back to Top