Kalahkan 400 Lebih Peserta, Billy Nugraha Juara 4

Kontributor: Faizal Arifin

 

Dalam rangka melawan pandemi, diselenggarakan kompetisi menulis Esai tingkat nasional dengan tema “Indonesia Melawan Covid-19 (IMC-19).” Kegiatan yang diselenggarakan tanggal 20 Mei 2020 tersebut merupakan kerjasama antara Studec International, Prof. Roy Darmawan (Professor of Guangxi University for Nationalities, China) dan Pemuda Mendunia. 

Kegiatan yang diikuti oleh 400 peserta lebih tidak membuat Billy mundur. Mahasiswa S1 Teknik Industri angkatan 2016 ini bertekad melaju ke gelanggang mengharumkan nama Unsika ke kancah nasional.

 

Pria kelahiran Karawang, 22 Juni 1998 ini mengirimkan esai berjudul, “Defeat Covid-19 (Detection for Pneumonia Prevention Corona Virus Disease-19 Applications): Sosialisasi, Edukasi dan Implementasi dalam Penyebaran Wabah Penyakit Berbahaya guna Realisasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk Indonesia Melawan Covid-19.” 

Esai tersebut mengajak masyarakat Indonesia untuk pertama, memberikan arahan atau sosialisasi mengenai bahaya Covid-19 yang sekarang tengah menjadi Pandemi diseluruh dunia, termasuk Indonesia. Pesan kedua dari esai tersebut adalah menyampaikan hal-hal edukatif yang berkaitan dengan cara pencegahan, penyembuhan dan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat melalui aplikasi tersebut. Dari kedua upaya tersebut diharapkan pembaca dapat menerapkan serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga turut membantu program kerja Pemerintah dalam mengurangi rantai penularan Covid-19.

 

Esai tersebut mengantarkannya menjadi  juara 4 setelah berkompetisi dengan 400 peserta lebih. Dalam pengumuman pemenang, sebenarnya Billy dan juara pertama memiliki poin yang sama dari sisi tema, kedalaman materi, orisinalitas ide, diksi & emosional, sayangnya penilaian instragram menjegal langkah Billy. Dalam kriteria penilaian instagram, juara 1 mendapatkan 10 poin, terpaut 5 poin dari Billy. Sehingga nilai akhir Billy adalah 95, sedangkan juara pertama 100. Namun prestasi yang ditorehkan sangat ia syukuri karena juga mendapatkan uang tunai, voucher program pertukaran 3 negara (nominal terbatas), serta medali dan sertifikat.

 

Billy bersama penghargaan dari berbagai kompetisi
Billy bersama penghargaan dari berbagai kompetisi

Rupanya kemampuan Billy menulis esai, puisi, karya tulis, karya ilmiah nasional, tak diragukan lagi. Anak Dawuan, Cikampek ini, selama menjadi mahasiswa telah mengikuti 60 kompetisi menulis mahasiswa dari level regional sampai nasional. Ia pernah menyabet Juara 1, 2, 3, 4 dan Peringkat lainnya, finalis, Semi Finalis, Penulis, Pemakalah, Best Paper, The Best Presentation, dan lainnya.

 

Billy bersama dua dosen Fakultas Teknik mempublikasi artikel di jurnal Sinta 3
Billy bersama dua dosen Fakultas Teknik mempublikasi artikel di jurnal Sinta 3

Billy Nugraha bersama dua dosen Fakultas Teknik yaitu Sarah Dampang dan Cindy Ramayanti, pernah menulis artikel ilmiah yang masuk dalam jurnal terakreditasi nasional peringkat Sinta 3. Artikel tersebut meneliti keamanan pejalan kaki di kampus Unsika dengan bantuan aplikasi SPSS (Statistical Products and Service Solution). Lebih dari itu, Billy memiliki harapan agar para dosen meningkatkan kuantitas riset dengan melibatkan mahasiswa. Selain memberikan pengalaman berharga, hal tersebut dapat meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir ilmiah.

 

Kemampuan Billy dilatarbelakangi oleh motivasi untuk membuktikan bahwa nama kampus Unsika sebagai almamater ini mampu bersaing juga dengan kampus ternama lainnya. Ia ingin mengubah asumsi yang menyatakan bahwa selama ini mahasiswa Unsika belajar hanya untuk meraih IPK yang tinggi tanpa “berkontribusi” mengangkat nama kampus. Billy membuktikan bahwa Unsika memiliki SDM yang mampu dan berkualitas serta berharap dapat memotivasi mahasiswa lain untuk turut berprestasi sesuai bidang keahliannya.

 

Billy berharap lebih ditingkatkannya apresiasi dari Kampus, baik secara moril maupun materil, kepada mahasiswa yang mengikuti berbagai kompetisi yang membawa nama Unsika. Billy mengusulkan sebuah ide, agar saat wisuda bukan mahasiswa IPK cumlaude terbaik saja yang disebutkan sehingga para mahasiswa mengejar lebih dari IPK saja yaitu termotivasi berprestasi di luar kampus juga. Ia juga mengapresiasi kampus karena mulai memberikan apresiasi, ruang sharing dan membagi pengalaman di situs resmi kampus sehingga dapat memotivasi kawan atau adik kelasnya. 

Harapan Billy menyongsong hari depan adalah kelak ia melanjutkan pascasarjana ke Universitas Indonesia sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia. Jika ditakdirkan dan dimudahkan, ia bermimpi ingin mengambil kelas doktoral di National University of Singapore (NUS).


Man Jadda wa Jadda, tetap bersemangat!

 

1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Putra septiana

Luar biasa salut dengan prestasi yang diperoleh oleh kawan mahasiswa kami kang billy. Saya juga berharap sebagai mahasiswa unsika kedepannya website unsika yang dengan tampilan yang baru ini dapat menjadi media resmi yang dapat mengapresiasi kawan-kawan mahasiswa berprestasi dengan begitu kawan-kawan mahasiswa berprestasi nantinya dapat merasa dihargai prestasinya dan menumbuhkan semangat lebih untuk berprestasi kedepannya

Back to Top