Fakultas Pertanian

Fakultas pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang (Faperta Unsika) mulai diselenggarakan sejak tahun 1984 dengan 2 (dua) Program Studi yaitu Program Studi Agronomi dan Program Studi Peternakan yang dibina oleh Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan UNPAD Bandung.

Pada tahun 1986 Program Studi Agronomi memperoleh status terdaftar, dan program studi ini menghasilkan lulusan pertama. Pada  tahun 1989 mengingat jumlah peminat Program Studi Peternakan relatif rendah Program Studi ini hanya memiliki 2 angkatan, maka pada tahun 1990 setelah seluruh mahasiswa Program Studi Peternakan lulus, Program Studi ini menjadi tidak aktif.

Pada tahun 1999, Fakultas Pertanian juga membuka Progam Studi baru yaitu D3 Manajemen Sistem Industri Pertanian. Program Studi inipun hanya memiliki 2 angkatan, maka pada tahun 2003 Program Studi ini dalam kondisi tidak aktif. Dengan demikian saat ini Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang hanya memiliki satu Program Studi yaitu Program Studi Agronomi.

Pada tahun 2000 Program Studi terakreditasi BAN-PT melalui SK Nomor 033/BAN-PT/Ak-IV/XI/2000.dengan Peringkat B. Oleh Karena itu keberadaaan Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang diharapkan dapat membantu meningkatkan sumberdaya manusia dan produktivitas bidang pertanian, apalagi Kabupaten Karawang dkenal sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Barat.

Harapan ini tidak sesuai dengan kenyataan, mengingat calon mahasiswa yang berminat kuliah di Fakultas Pertanian tidak sebanyak peminat di fakultas eksakta lainnya yaitu Fakultas Teknik. Hal ini disebabkan berubahnya kebijakan pemerintah dari sektor pertanian ke sektor industri dan Karawang pun dijadikan sebagai kawasan industri dengan luas area kurang lebih 16.000 Ha dan terluas di Asia Tenggara.

Kondisi tersebut merupakan salah satu pertimbangan Pemda Karawang untuk meningkatkan kepeduliannya terhadap perkembangan Unsika khususnya Fakultas Pertanian. Oleh karena itu sejak tahun 2001/2002, Pemerintah Kabupaten Karawang memberikan beasiswa kepada mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang sebanyak rata-rata 17 orang setiap Tahun akademik. Hal ini diharapkan agar Karawang memiliki ahli-ahli pertanian yang dapat mendorong peningkatan pembangunan pertanian di Kabupaten Karawang. 

Pada tahun 2006 Program Studi Agronomi, melakukan Reakreditasi dan mampu mempertahankan peringkat akreditasi B dengan SK Nomor 017/BAN-PT/Ak-X/S1/X/2006.   Sejak tahun 2006 sampai dengan sekarang, perkembangan jumlah mahasiswa program studi terus meningkat.  Pada bulan Oktober 2008 sesuai dengan nama prodi dalam perpanjangan ijin penyelenggaraan Prodi Agronomi tahun 2008 dari Dirjen Dikti Nomor : 2630/D/T/2008, .dalam ijin operasional, nama prodi Agronomi berubah menjadi Agroteknologi sesuai SK nomor 163/DIKTI/Kep/2007 tentang Penataan dan Kodifikasi Program Studi pada Perguruan Tinggi. Pada tahun 2012 Program Studi Agronomi, melakukan kembali Reakreditasi dan mampu mempertahankan peringkat akreditasi B dengan SK Nomor 022/BAN-PT/Ak-X/S1/X/2012 dengan masa berlaku sampai dengan 27 Juli 2017.

Dalam perkembangannya, Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa tidak terlepas dari peranan pengelolaannya yang telah mengabdi untuk kemajuan Fakultas Pertanian Unsika.  Sejak didirikannya Fakultas Pertanian telah mengalami delapan masa kepemimpinan Dekan yang terdiri dari lima nama Dekan sebagai berikut :

  1. Dr. Maman P. Rukmana, Ir. Periode (1984-1988)
  2. Marma Jaya, Ir.,  Periode (1989-1993) dan (1993-1996)
  3. Asep S. Abdi, Ir., M.Sc.,  (1996-1999) dan (1999-2003)
  4. Sugiarto, Ir., MM., (2003-2006) dan (2006-2010)
  5. Dr. Sulistyo Sidik Purnomo, Ir., M.Si. (2010-2014)

 

A. Visi

Menjadi Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berdaya saing di tingkat nasional dalam mengaplikasikan dan mengembangkan sistem pertanian berkelanjutan (sustainable agricultural system).

B. Misi

  1. menyelenggarakan pendidikan bidang pertanian untuk menghasilkan sumberdaya manusia yang handal dalam ilmu pengetahuan dan teknologi bidang pertanian, serta mampu bersaing dalam bidang akademik maupun dunia kerja
  2. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan penelitian dalam bidang pertanian dalam membantu memecahkan masalah-masalah pertanian nasional.
  3. Menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang pertanian melalui kegiatan pengabdian masyarakat dalam menunjang pembangunan pertanian berkelanjutan

 

C. Tujuan

  1. Menghasilkan lulusan yang cakap, terampil, mandiri dan tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang pertanian.
  2. Menghasilkan lulusan yang berjiwa penuh pengabdian serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap pembangunan pertanian.
  3. Menghasilkan produk-produk penelitian dan temuan ilmiah dalam bidang pertanian khususnya untuk mendukung pertanian di Kabupaten Karawang dan sekitarnya sebagai salah satu daerah lumbung padi Nasional secara berkelanjutan.
  4. Menyebarkan inovasi yang dihasilkan dalam bidang pertanian.

 

D. Visi, Misi dan Tujuan Program Studi Agroteknologi

  1. Visi

Menjadi Program Studi Agroteknologi yang berdaya saing di tingkat nasional dalam mengaplikasikan dan mengembangkan sistem pertanian berkelanjutan (sustainable agricultural system).

  1. Misi
  1. Menyelenggarakan pendidikan bidang Agroteknologi untuk menghasilkan sumberdaya manusia yang handal dalam ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian
  2. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan penelitian Agroteknologi dalam membantu memecahkan masalah-masalah pertanian nasional.
  3. Menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang pertanian melalui kegiatan pengabdian masyarakat dalam menunjang pembangunan pertanian berkelanjutan
  1. Tujuan
  1. Menghasilkan lulusan yang cakap, trampil, mandiri dan tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian.
  2. Menghasilkan lulusan yang berjiwa penuh pengabdian serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap pembangunan pertanian nasional.
  3. Menghasilkan produk-produk penelitian dan temuan ilmiah dalam bidang pertanian khususnya untuk mendukung Karawang sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional.
  4. Menyebarkan inovasi yang dihasilkan dalam bidang pertanian